Beranda > Tentang Jagongan 

Tentang Jagongan

Jagongan Media Rakyat (JMR) 2010

berkumpul.berbagi.bergerak


Mengapa Media Rakyat?
Reformasi 1998 tidak hanya membawa perubahan arah politik Indonesia, tetapi juga ditandai dengan maraknya media yang diinisiasi oleh rakyat dalam bentuk buletin, radio, video, film, blog, dan lain-lain. Disahkannya UU Penyiaran No. 32 Tahun 2002 dengan memasukkan keberadaan penyiaran komunitas merupakan kemenangan rakyat untuk menyalurkan suaranya.

Geliat beragam bentuk media komunitas mengusung isu-isu seperti demokrasi, transparansi, penguatan masyarakat sipil, dan lain-lain. Singkatnya keberadaan media komunitas ingin  memperkuat potensi yang ada dalam komunitasnya agar bisa lebih mandiri di segala bidang kehidupannya.

Untuk mengoptimalkan dampak dari keberadaan media komunitas  maka dibutuhkan sebuah relasi yang lebih erat antar berbagai jenis media komunitas. Pada titik inilah sebuah forum bersama antarmedia komunitas sangat dibutuhkan. Suatu forum untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, keterampilan, dalam mengelola informasi dan mengorganisir masyarakat serta strategi berjaringan dengan berbagai pihak. Jagongan Media Rakyat 2010 merupakan sebuah forum dan momen bagi berbagai media komunitas untuk saling berbagi dan berkolaborasi.

Arti JAGONGAN
Jagongan merupakan ungkapan dalam bahasa jawa yang berarti obrolan dan duduk bersama.

JAGONGAN MEDIA RAKYAT
Sebuah gelaran kolaboratif antar komunitas, kelompok, pegiat, dan peminat media rakyat dari banyak wilayah di Indonesia yang berisi beragam diskusi, workshop, penayangan video, dan pertunjukan seni

Tujuan
  • mempromosikan prinsip jaringan informasi berbasis komunitas (baca: rakyat) yang telah dan sedang dilakukan oleh banyak kelompok masyarakat
  • membangun ajang pertanggungjawaban kepada publik terkait kegiatan-kegiatan pengelolaan jaringan informasi rakyat yang telah dilakukan oleh banyak pihak tersebut
  • menggali tanggapan dari masyarakat umum tentang ragam kegiatan pengelolaan jaringan informasi rakyat, yang bersifat inovatif, kritis, dan membangun
  • mempertemukan banyak pihak dan pelaku yang terkait dengan kegiatan pengelolaan jaringan informasi rakyat sebagai awal pembangunan jaringan kerja bersama di masa depan
  • memunculkan dukungan terhadap kegiatan pengelolaan jaringan informasi rakyat melalui media-media rakyat oleh masyarakat umum, baik di masa sekarang maupun di masa depan

Prinsip ACARA JAGONGAN MEDIA RAKYAT
Jagongan Media Rakyat 2010 yang mempertemukan banyak pihak yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan media rakyat ini diselenggarakan dengan mendasarkan diri pada konsep acara, baik yang bersifat ideologi maupun teknis.

Terbuka
  • Siapapun yang hadir dalam ajang ini, baik sebagai peserta/pengisi acara maupun sebagai pengunjung dapat saling berinteraksi secara langsung untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang pengelolaan media rakyat.
  • Setiap materi pengetahuan yang dibagipakaikan dalam seluruh sesi acara dapat diadaptasi oleh kelompok manapun untuk diterapkan di daerah asalnya.
  • Acara ini terbuka untuk seluruh anggota masyarakat, dari anak-anak hingga orang dewasa.

Kolaboratif
  • Peserta/pengisi acara sangat dianjurkan untuk bisa berkerjasama dengan peserta/pengisi acara lain dalam setiap sesi kegiatan.
  • Pengunjung bebas berinteraksi dan membangun jaringan kerja dengan para peserta/pengisi acara.

Nirlaba
  • Tidak ada stand komersial yang menjual produk di ajang ini untuk mendapatkan keuntungan/laba besar, kecuali untuk menutup biaya produksi dan operasional.
  • Produk komersial yang dijual di ajang ini hanya boleh oleh vendor yang telah ditunjuk panitia dan menjual produknya tersebut dengan harga murah agar terjangkau oleh komunitas.
  • Produk-produk lain yang dijual di ajang ini adalah makanan siap saji yang dikelola oleh kelompok-kelompok komunitas/warga.

Ramah Lingkungan
  • Peserta dan pengunjung acara sangat disarankan datang ke acara ini dengan mengunakan angkutan umum (Bus TransJogja) dan/atau sepeda sebagai langkah dukungan untuk mengurangi emisi.
  • Akan disediakan tempat parkir sepeda di area acara.
  • Penggunaan daya listrik akan diperhitungkan dengan cermat agar tidak terjadi pemborosan.
  • Panggung pertunjukan akan diupayakan untuk menggunakan sound system minimal yang tidak perlu banyak daya listrik.
  • Penggunaan air selama acara dilakukan secara hemat.
  • Pada setiap pojok tempat acara akan dipasang tempat sampah untuk sampah anorganik dan organik.
  • Meminimalkan kegiatan promosi dengan menggunakan media kertas, plastik, ataupun bahan lain sekali pakai.
  • Panitia menyediakan air galon untuk isi ulang botol minum peserta dan pengunjung.

Ramah anak
  • Acara pada sesi-sesi tertentu akan melibatkan anak, sehingga venue harus dibuat aman untuk anak.
  • Relawan panitia akan membantu memantau anak-anak yang memerlukan bantuan selama berada di lokasi acara.
  • Instalasi lisrik dan peralatan berbahaya akan diatur agar jauh dari jangkauan anak-anak.


Tempat dan Waktu Pelaksanaan

Tempat : Jogja National Museum (eks. ASRI)
              Jl. Amri Yahya No. 1 Gampingan, Wirobrajan, Yogyakarta 55181 Indonesia
Hari, tanggal : Kamis – Minggu, 22 – 25 Juli 2010 pada pukul 09.00 – 21.00 setiap harinya.


Siapa yang Datang?

Jagongan Media Rakyat 2010 ditargetkan untuk pengunjung dari tingkat anak usia sekolah dasar hingga dewasa yang memiliki minat pada beragam kegiatan pengelolaan media rakyat. Para pengunjung tersebut antara lain:
  • pegiat masyarakat sipil
  • pegiat warga / kampung
  • akademisi (staf pengajar, mahasiswa)
  • sekolah dasar dan menengah (guru, siswa)
  • media kampus / sekolah (buletin, majalah dinding, website)
  • pegiat media rakyat (individu, kelompok)
  • pegiat filantropi dan CSR (individu, kelompok)
  • media massa lokal, nasional, internasional
  • pegiat seni / seniman
Juli 2010
Kamis, 23 February 2012

Script timer: 0.960059 seconds.